>>
home

Latest Post

Di Dalam Kereta Manggarai Bogor

Di dalam Commuter Line Manggarai Bogor

Senja sepulang berkerja jika kita pernah sesekali iseng melihat keadaan stasiun Manggarai, kita akan disuguhkan tontonan gratis keajaiban alam Indonesia yang luar biasa. Serentengan “Kaleng Sarde” dan “Toples Teri” dari arah Jakarta akan hilir mudik tanpa lelah. Bagai benda pejal tanpa celah kereta melaju menuju bogor dengan momentum maksimal. Mengombang ambing bak berosilasi dengan amplitado kecil mendekati 0 seolah menggambarkan tingkat kepadatan yang begitu sempurna. Jangankan ruang lega berliputkan tameng tameng pelindung privasi yang tebal, ruang kecil berukuran minimalis 40x30x250 cm pun bak barang yang sangat langka hamper menyamai kelangkaan plutonium di dalam toples teri yang hilir mudik itu. Continue reading

Orang disamping kanan ini adalah tersangka dalam berbagai tulisan yang diberikan diblog ini.
Namanya dewa putu am, umurnya kira kira masih 26 tahun.

Blog yang anda kunjungi sekarang ia berikan nama "profil anak angin", Nama anak angin dalam kamus besar bahasa Indonesia mengacu pada angin sepoi sepoi. Angin sepoi sepoi yang biasa membelai lembut pergelangan tangan kita dan selalu dapat membimbing kita dalam masuk dalam alam bawah sadar kita yang nyaman. Angin sepoi sepoi yang kehadirannya tak terlihat tapi dapat kita rasakan. (Aku juga kaga ngerti si apa maksud kalimat kalimat diatas hehehe)

Bila ada kripik dan sarang tawon pada tulisan-tulisan yang saya buat, jangan sungkan untuk menyampaikan kepada orang di dekat anda hehehe. kalo tidak ada orang didekt anda sama saya juga bole di dputu56@gmail.com.

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin