>>
you're reading...
atmos, kisah atmosfer

Rayleigh

Melihat langit yang biru…. membuatku sejenak berpikir.., kenapa ada awan disana???…

>>gx nyambung<< hemmm

pernah gx ya berpikir kenapa ntuh langit berwarna biru…, dalam cerita kali ini q akan mencoba menyesatkan kalian tentang konsep kenapa langit berwarna biru. begini nih ceritanya.

perihal langit berwarna biru dapat dijelaskan dengan menggunakan konsep pembauran Rayleigh.

pembauran reyleigh atau yang sering disebut oleh para meteorology sebagai Rayleigh Scattering adalah suatu proses pembauran cahaya oleh molekul udara, pembauran ini dapat disertai dengan perpanmjangan  hingga sekitar seper sepuluh dari panjang gelombag….

gx mudeng ya….., hehehe,, q jg gx seberapa mudeng apa maksudnya.

dalam situs yang berbeda pembauran Rayleigh diartikan sebagai suatu pembauran yang elastik (mungkin maksudnya pembauran yang memungkinkan terjadinya perubahan panjang gelombang) pembauran elastik seperti ini terjadi pada saat cahaya dibaurkan oleh partikel yang memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari pada panjang gelombang cahaya, seperti atom-atom udara yang berdiri secara individual dalam atmosfer

Lord rayleigh mengkalkulasikan intensitas radiasi cahaya yang dibaurkan  seperti persamaan dibawah ini.

Sumber: http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/atmos/blusky.html

dari persamaan terakhir tentang intensitas yang berbanding terbalik dengan pangkat empat nilai panjang gelombangnya ( I= (lamda)^[-4])….., [susah tulisnya bro…] maka dapat di katakan bahwa semakin pendek panjang gelombang akan berimbas pada semakin tinggi nilai intensitasnya. dengan kata lain pada cahaya tampak yang sering di singkat MEJIKUHIBINIU itu loh…, cahaya biru merupakan cahaya dengan panjang gelombang terpendek.., hal ini akan mengakibatkan cahaya biru akan l;ebih intens dipantulkan dari pada cahaya lainnya.

Nah…. inilah yg aku bilang tadi mungkin menyesatkan…. !!!

bila ditelusuri lebih lanjut, maka ukuran partikel udara juga akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap spektrum yang lebih intens di baurkan, semakin besar ukuran partikel udara akan mengakibatkan spektrum yang lebih intens di baurkan akan mengarah ke cahaya yang memiliki panjang gelombang yang lebih besar.

Pada sesaat setelah hujan.., partikel2 penyusun udara seperti aerosol2 di udara akan ikut terlimpas oleh jatuhan hujan. oleh karena itu ukuran partikel udara yang terdapat pada udara akan semakin kecil sehingga warna biru semakin pudar dan mengakibatkan langit sesaat setelah hujan berwarna biru muda…..

 

bener gxnya…., au ah gelappppp………….

 

Advertisements

About dewa putu am

I'm a agro meteorologist. I like drawing, writing, playing guitar, gardening, and maybe I like studying too hehehe but I lie.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin

%d bloggers like this: