>>
you're reading...
buah pikir

Anekdot Dedotzisme

image

anak angin versi mafia


Hai,

ini sebenarnya posting lama, tapi berhubung, ada beberapa hal yg ingin ku tambahkan jadi yaaa aku kurangi
(g nyambung)

Beberapa hari ini dan beberapa hari di tahun lalu (karena posting lama yg diedit lagi) ku teringat tentang beberapa hal yang menurut saya aneh dan entah mengapa tidak dapat masuk dalam logikaku. begitu sulitnya, sehingga dapat kita ibaratkan dengan pribahasa,
“sekali gampar dua tiga nyamuk plus 1manusia terkapar” #krik

Oia masalah penggunaan kata anekdot sebenarnya aku g tau artinya, tapi karena keren aku pake aja hahaha.

ada beberapa kata2 bijak [maksud saya anggap aja bijak] yang merupakan buah pemikiran dari ntah mana yang kadang bahkan bertentangan dengan kata2 bijak ataupun kata2 indah pada umumnya… [ngelantur]

Anekdot pertama, banyak Orang bilang “kalau kita ingin berhasil maka kita harus keluar dari kotak nyaman kita” wah wah…..
ini sih ngenyiksa aku klo aku sih

apa gunanya kita berhasil dalam berbagai hal jikalau kita tidak merasakan kenyamanan. bgiku sih   “lebih enak tetap ngedekem di dalam kotak nyamanku, TAPI untuk berhasil aku akan terus berusaha menggeser kotak nyamanku kearah keberhasilan yang kuinginkan….!!!!!!!!”

Anekdot idealisku yang kedua, dah sering banget kita denger “berakit-rakit kita kehulu, berenang kita ketepian” hoalaaaaaaaaaaaaaaaaah………….. ininih yang ngenyiksa kita lagi!!! coba bayangkan kita selama berakit2 (bersakit2 dahulu [dahulu tuh jangan anggap waktu yang sebentar loh] ). klo gtu sih agaknya bolehlah kita sedikit edit istilah ini menjadi “Berakit2 sambil berenang2 kita kehulu, baru berenang2 doang kita ketepian” krik krik krik (gariiing)

Anekdot ketiga hmmmm……………….!! ini nih yang sering banget kata kata bermakna dasyat buat pelarian orang2 yg gagal!!! “kegagalan adalah awal dari keberhasilan“…. lha,… ini sih bwt org (mksudnya aku) akan berpikiran bahwa ketika kita gagal maka sudah pasti kita akan berhasil,… hmmm bagi aku sih “kegagalan itu sebenernya awal dari kegagalan2 berikutnya” nah karena kegagalan merupakan awal dari kegagalan-kegagalan berikutnya itu. Maka mengharuskan kita untuk berusaha dengan keras bila mana kita dah sekali mengalami kegagalan. karena bila kita mengalami sekali saja kegagalan maka kegagalan yang lain sudah pasti mengantri dibelakangnya,… Jadi bersiaplah dan kita tidak boleh gagal lagi….!!!

Anekdot ke empat, yang rada sulit bgt masuk akal sehat “bagai telur diujung tanduk Itu apa coba?? Siapa yang mau iseng naruh telur diujung tanduk? Kaga ada kan? sampe kemrigetan juga bakal susah bgt nempatin telur biar seimbang di ujung sebuah tanduk #itu luar biasa#. Kalo kata orang, peribahasa itu artinya orang yang dalam keadaan sangat terdesak n berbahaya. Dari peribahasa tersebut kita jadi tahu apa itu keadaan bahaya (yg diibaratin bagai telur diujung tanduk). 1. Dari kondisi telur yang bisa bisanya iseng temangsang di ujung tanduk berarti, bahaya itu bisa diawali dengan ke isengan. 2. Dari kondisi telur yang secara ajaib bisa nyangkut di tanduk kerbau (hampir gak mungkin bisa) maka bahaya itu sebenernya sesuatu yang hampir gak mungkin juga (mungkin aja sebenernya bukan bahaya, tapi kitanya aja yang sering panik). Lagi lagi ttg telur yang diujung tanduk, saya jadi lapar kayaknya enak kalo di goreng tu tanduk apalagi kalo kasi kecap nyam nyam nyam. Tapi intinya saya setuju dengan peribahasa ini. Karena itu agaknya tidak sesuai bila saya tulis disini, oleh karena itu, akan saya hapus kata2 ku di anekdot keempat dalam watu 22 jam dari sekarang ( niru metode marketing flappi bird yg fenomenal)

yah sekian dulu telor disebelah tanduk dari saya ,.. ntara klo ada anekdot2 lagi akan saya update post ini,… hoho

Advertisements

About dewa putu am

I'm a agro meteorologist. I like drawing, writing, playing guitar, gardening, and maybe I like studying too hehehe but I lie.

Discussion

7 thoughts on “Anekdot Dedotzisme

  1. Reblogged this on Profil si Anak Angin and commented:

    Nambah list anekdot

    Posted by Dewa Putu A.M. | February 21, 2014, 8:28 pm
  2. kata si Assad dlm NOte from Qatar ” There is no grow in comfort zone but there is no growth in comfort zone” 🙂

    Posted by winnymarch | February 21, 2014, 8:35 pm
  3. Ini anekdot dengan ikhwal pencerahan hahaha 😀

    Posted by Aulia | February 22, 2014, 3:21 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin

%d bloggers like this: