>>
you're reading...
Climate change, kisah atmosfer

Masyarakat Vs Perubahan Iklim ???

Problema terkait Perubahan Iklim

Problema terkait Perubahan Iklim

Perubahan iklim…!!
kata2 tersebut sepertinya sudah menjadi makanan yang sering sekali kita konsumsi setiap hari, dibarengi dengan secangkir banjir, dan juga biskuit2 seperti tanah longsor, kekeringan, kelaparan, dan gagal panen.

Perubahan iklim memang merupakan isu global, apalagi beberapa tahun ini banyak sekali bencana alam yang selalu dikait-kaitkan dengan perubahan iklim, baik itu di media cetak ataupun media elektronik,

seperti banjir di Jakarta yang baru-baru ini terjadi, wabah ulat bulu, dan juga kekeringan di berbagai daerah seperti Jawa dan Nusa tenggara.

Penulis pernah bertanya pada salah satu petani di kawasan Bogor Jawa Barat tentang permasalahan perubahan iklim.

apakah mereka mengetahui tentang isu perubahan iklim atau bahkan pernah merasakan dampaknya ?

dari jawaban petani tersebut dapat dikatakan bahwa ia secara sederhana mengetahui apa itu perubahan iklim. Isu  penting tentang perubahan iklim yang mereka soroti antara lain

  • kekeringan
  • banjir
  • pergeseran musim penghujan

mungkin memang hal-hal tersebut yang umum didengar oleh masyarakat,
namun di balik semua itu ada beberapa hal penting yang ingin penulis ceritakan.

Perubahan Iklim

beberapa hal tentang perubahan iklim

  • Perubahan iklim merupakan ‘trend’ perubahan yang signifikan pada pola cuaca selama puluhan tahun hingga jutaan tahun. banyak yang mengira fenomena el nino dan la nina  merupakan perubahan iklim,  padahal el nino dan la nina merupakan hal yang alami, tetapi periode kejadiannya yang terpengaruh oleh perubahan iklim (Bates 2008)
  • Iklim Bumi selalu berubah, bumi telah mengalami berbagai zaman dengan karakteristik Iklim yang sangat berbeda,
    beberapa hal alami yang mampu memicu perubahan iklim dijelaskan dalam teori Milankovitch antara lain:

    • Siklus eksentrisitas (Eccentricity Cycle) orbit bumi periode siklus ini atau dari bentuk paling elips membulat dan kebentuk elips lagi sekitar 100000 tahun : lihat gambar
    • Siklus Presisi sumbu rotasi bumi. periodenya 23000 tahun, seiktar 11000 tahun akan mengakibatkan pergantian waktu terjadinya musim contoh jika sekarang pada bulan Desember di Belahan Bumi Utara (BBU) mengalami musim dingin, maka 11000 tahun lagi pada bulan yang BBU justru mengalami musim panas (lihat gambar)
    • Siklus kemiringan sumbu (Tilt Cycle). Kemiringan sumbu bumi sekarang 23.5 derajat. sebenarnya kemiringan sumbu bumi berkisar antara 22.5-24.5 derajat, periodenya 41000 tahun.(lihat gambar)
  • Saat di bangku Kuliah serta beberapa seminar yang saya ikuti lalu saya dapatkan  beberapa aspek kehidupan masyarakat (langsung/tak langsung) yang terpengaruhi oleh perubahan iklim, antara lain:
    • dampak kekeringan di Jawa Bali (mandala 2012)

      dampak kekeringan di Jawa Bali (mandala 2012)

      Pertanian, perubahan iklim yang dalam hal ini peningkatan suhu udara dan kekeringan yang akan berdampak pada penurunan produktifitas padi. Begitu juga dengan kejadian ekstrim seperti banjir, kemungkinan terjadinya gagal panen pun semakin membesar sehingga akan menurunkan pendapatan petani dan beberapa pihak lain yang terlibat seperti buruh tani dan buruh giling padi. Bila tidak di tanggulangi secara baik, bukan tidak mungkin akan menambah angka pengangguaran dan juga kelaparan

    • Kelautan, Perubahan iklim dapat mengakibatkan pemutihan pada terumbu karang, dan meningkatnya frekuensi kejadian la nina-el nino yang erat kaitannya dengan kejadian up welling. kejadian up welling juga dapat memicu pasang merah dan kematian jutaan ikan. Peristiwa ini lagi-lagi berdampak pada penurunan pendapatan nelayan dan juga peningkatan kemungkinan terjadinya kelaparan masyarakat pesisir. Bangkai-bangkai ikan yang tak tertangani juga dapat menjadi sumber berbagai macam penyakit
    • Kehutanan, Perubahan iklim akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kebakaran hutan. asap yang ditimbulkan pula dapat menimbulkan masalah kesehatan

    Aspek kesehatan dan ekonomi merupakan aspek yang terpengaruh secara tidak langsung oleh isu perubahan iklim dan berhubungan erat dengan aspek2 pertanian, kelautan dan kehutanan.
    Selain aspek2 yang terpengaruh oleh perubahan iklim, ada isu2 menarik lainnya tentang kejadian yang disebabkan oleh perubahan iklim.

    • Penaikan permukaan laut sehingga luasan daratan semakin kecil, dan beberapa pulau kecil juga bisa hilang dari peta
    • Kepunahan berbagai spesies, karena kenaikan suhu, kebakaran hutan, kekeringan banjir dan bencana lainnya yang sering terjadi akibat perubahan iklim
    • peningkatan intensitas kejadian badai tropis

cukup menarik dan cukup mengerikan melihat begitu banyak dampak yang diakibatkan oleh Perubahan Iklim. Meskipun saat ini masih banyak perdebatan tenatang perubahan Iklim dan juga dampak2nya, tapi satu hal yang penting,..

“Apapun yang terjadi, kita harus Adaptif terhadap Perubahan iklim”

ini saatnya

Masyarakat Vs Perubahan Iklim ???

hal hal apa saja yang dapat kita lakukan antara lain

  • Budayakan Hemat
    • Hemat Air, dengan kebiasaan hemat air kita tidak akan bingung ketika terjadi kekeringan,
      cotoh hemat air —> gx mandi waktu kuliah ehehehe
    • Hemat kertas, tissu: hemat penggunaan kertas = mengurangi jumlah pohon yang harus ditebang. (pohon merupakan salah satu penyerap karbon) #peng-adem lokal#
    • Hemat Listrik : kurangi pemakaian AC dan matikan beberapa barang elekronik yang sedang tidak dipakai
  • Diversifikasi Pangan: jangan terlalu terikat dengan nasi sebagai makanan pokok, cobalah sekali2  menggantinya dengan  singkong, jagung atau mungkin sagu. dengan diversifikasi pangan kita lebih adaptif terhadap bahaya gagal panen dan kelaparan
  • Jaga kebersihan sungai, sehingga kemampuan sungai untuk menampung mendistribusi air curahan hujan tidak terganggu oleh sampah
  • Menanam pohon : untuk meningkatkan daya resap tanah terhadap air, menahan agar tidak mudah longsor dan juga menyerap CO2 disekitar rumah kita sehingga lebih sejuk #g perlu AC# ngedumel emoticon
  • Lakukan diet plastik :bawa botol minuman sendiri atau bawa kantung keresek sendiri saat berbelanja ke super market
  • Beli barang2 hanya pada perusahaan yang ramah terhadap lingkungan
  • dan yang lebih penting dari itu
    “Lakukan Sekarang Juga”
    jangan hanya jadi konsep semata, karena sebenarnya kita tahu kesemua hal tersebut, namun terkadang kita justru melakukan sebaiknya dengan berbagai macam alasan

“apakah pembaca sekalian setuju dengan pendapat penulis,… lalu Hal2 Apa lagi yang bisa kita lakukan untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim???”

sebenarnya masih banyak hal hal menarik terkait perubahan iklim yang belum penulis catat disini atau mungkin belum kita ketahui, penelitian-penelitian terkait perubahan iklim pun sekarang masih hencar dilakukan oleh beberapa instansi,

salah satunya yang gencar melakukannya adalah
oxfam:

” Oxfam adalah konfederasi Internasional dari tujuh belas organisasi yang bekerja bersama di 92 negara sebagai bagian dari sebuah gerakan global untuk perubahan, membangun masa depan yang bebas dari ketidakadilan akibat kemiskinan.”

haduwh,.. panjang banget ya oia
Posting ini sengaja ditulis oleh penulis untuk diikut sertakan dalam lomba Blog Oxfam

akhir kata dari saya,…
“SEMANGAAAAAAAAT,…”

Sumber:

apollo.lsc.vsc.edu—– link
Bates BC, Kundzewicz ZW & palutikof JP. 2008. Climate Change and Water. Technical Paper of the Intergovernmental Panel on Climate Change, IPCC Secretariat, Geneva, 210 pp.
Mandala, DP Adikarma.2012. Respon Produktivitas Tanaman Padi terhadap Kekeringan di Kawasan Jawa dan Bali (Pendekatan Model Simulasi Pertanian Berbasis Spasial).[skripsi].Bogor: IPB

Advertisements

About dewa putu am

I'm a agro meteorologist. I like drawing, writing, playing guitar, gardening, and maybe I like studying too hehehe but I lie.

Discussion

36 thoughts on “Masyarakat Vs Perubahan Iklim ???

  1. wahhh informasi yang menarik… memang isu perubahan iklim sudah tidak baru lagi tapi aksi dari isu ini tetap saja belum dilakukan secara totalitas… atau hanya dilakukan oleh orang-orang atau kelompok-kelompok yang concern terhadap permasalahan ini… yang lainnya…. yahhh terima beres saja…… yang penting bisa hidup enak… makan kenyang…. dan ngadem di AC sepanjang hari…. dan satu lagi orang sekarang fokusnya uda bukan buat pelestarian lingkungan tapi pemanfaatan sumberdaya untuk bebas dari kemiskinan…. hahaha….agak ribet tapi yahhhh yang aku amati sementara ini ya seperti itu… ^^v he3

    Posted by Dharma Yoga | February 20, 2013, 8:49 pm
  2. Sayangnya tak sedikit yang hanya berteori doang, jarang dipraktekkan

    Posted by Ely Meyer | February 21, 2013, 6:33 am
    • ia mbak,
      tapi aku optimis bakal semakin bertambah yg peduli dan akhirnya melakukan aksi 😀

      Posted by Dewa Putu A.M. | February 21, 2013, 6:45 am
      • semoga ya, mungkin artis atau orang terkenal ada yg mau mempelopori, krn biasanya orang orang yg lain akan berbondong bondong mengikuti.

        Posted by Ely Meyer | February 21, 2013, 3:49 pm
      • kalo soal itu

        mungkin sebentar lagi ada momentum yg bgus mbak buat mulai aksi nyata itu

        cz ntar 23 Maret 2013 ada acara yg namanya Earth Hour,.. biasanya para artis n’ tokoh2 publik pada banyak yang ikut mbantu mbak

        disana ngadain earth hour juga g mbak?

        Posted by Dewa Putu A.M. | February 21, 2013, 3:58 pm
  3. yg bkin iklim jd jelek para negara maju haus energi, tp yg suruh memperbaiki mlh negara2 berkembang. ironis
    utk lingkungan kita, mari tata lg pembangunan fisik yg menutup lahan penyerapan, perbanyk penghijauaan, dst.

    Posted by kasamago | February 21, 2013, 4:36 pm
    • ia bang,.. sebenernya saya juga pernah berpikir seperti itu
      “negara maju yang salah kok malah kita yang harus bertanggung jawab dan merasakan akibatnya”

      tapi kalo dipikir2 kalo kita berpikir terus masalah itu,..
      takutnya dah keburu bencana yang diakibatin PI semakin besar,..

      ya apa boleh buat mas,..
      walau kita cuma bisa act lokal, tapi dampaknya juga lumayan gede buat kita sendiri,.. kayak penghijauan ,.. manfaatnya juga kita sendiri yg dapet (kayak nanem buah yg kita suka gitu) 😀

      Posted by Dewa Putu A.M. | February 21, 2013, 4:42 pm
  4. aku belum byk ngerti ttg Earth hour

    tapi tanpa acara itupun org sini sdh biasa cinta lingkungan, hampir 50 % hobi orang Jerman itu berkebun, jadi ya mereka suka sekali nanam nanam, termasuk aku kena virus berkebun juga, jadi berkebun itu spt trend di sini, sgt beda jauh dg di tanah air,

    Posted by Ely Meyer | February 21, 2013, 4:38 pm
  5. Kalau di kampus saya, di bidang kuliah saya, setiap pembahasan perubahan iklim pasti akan berujung pada poin ini: Pengelolaan hutan lestari ( Sustainable Forest Management ). Itu adalah poin yang sangat penting karena, sebesar apa pun usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat (membuang sampah pada tempatnya, hemat listrik, dst), apabila hutan terus-menerus tergerus, keseimbangan ekosistem akan terganggu dan perubahan iklim akan semakin gawat.

    Topik bahasan untuk poin di atas, sayangnya, tidaklah sederhana. Butuh empat tahun kuliah, plus satu skripsi, tiga bulan praktek lapang, dan itu baru untuk menjadi Sarjana Satunya… butuh banyak usaha dari masyarakat, kaum akademisi, dan pemerintah…:)

    Posted by Ahmad Alkadri | February 21, 2013, 6:37 pm
    • kalo efek secara global memang hampir dipastikan g mungkin cuma dengan aktifitas g buang sampah sembarangan, hemat air, hemat listrik dll

      tapi efek lokalnya kita bisa ningkatin kemampuan adaptasi seengaknya area kita

      misalnya satu kawasan yang tadinya kena hujan agak lebat aja bisa langsung banjir gara2 banyak sumbatan sampah di sungai, dikit pohon dan gx peduli sama adaptasi perubahan iklim

      tapi saat mereka peduli dengan ngatur drainase, penghijauan,.. dll maka walau kena paparan hujan lebat pun mereka gx kena banjir

      contoh lagi dengan penggunaan air untuk pertanian yg lebih efisien kita bisa ningkatin storage air pertanian kita saat terjadi kemarau panjang,..

      intinya gx ada yang sia2

      kalo soal global,.. justru para akademisi, ilmuan dan birokrat yang perlu buat kegiatan sekala besar, atau peraturan yang bisa nekan laju perubahan iklim seperti yg agan bilang

      kalo masyarakat, untuk sementara waktu cukup melakukan aksi lokal dulu aja,.. yang penting nyata 😀

      panjang banget ya
      hehehe

      Posted by Dewa Putu A.M. | February 21, 2013, 6:54 pm
  6. Thans sharingnya Dewa. Semakin banyak orang yang sharing dan mengajak, semakin banyak orang yang ngeh dan meningkat kesadarannya akan lingkungan..

    Posted by Ni Made Sri Andani | February 23, 2013, 8:27 pm
  7. sayangnya ada jga dr bbrp negara maju yg msh setengah2 dlm isu perubahan iklim ini

    Posted by capung2 | February 23, 2013, 9:08 pm
  8. ow, sedang ikut kompetisi rupanya. sukses kalau begitu 😉

    Posted by hilal | February 24, 2013, 7:50 pm
  9. Salam kenal n tetap semangat…..

    Posted by properti99 | February 25, 2013, 7:49 am
  10. salut masih ada org aware tntng lingkungan hdp
    keren!
    salam kenal yah
    follow balik yah 🙂

    Posted by winnymarch | February 25, 2013, 11:09 am
  11. Masyarakat masih banyak yang belum ngeh tentang kaitan antara perilaku dengan lingkungan, atau tentang pengarung perilaku terhadap lingkungan. Misalnya warga yang baru mengalami musibah banjir, air baru saja surut eh… malah masih membuang buntelan sampah ke parit/sungai.
    Ehm, gudlak ngontesnya ya 🙂

    Posted by kakaakin | March 13, 2013, 4:00 am
    • hahaha,.. aku kalah mbak

      tapi seneng banget bisa share n’ baca cmmnt temen2
      hehehe,

      kayaknya si mbak, mereka tuh sebetulnya sudah tau mbak kaitan antara perubahan iklim sama bencana, tapi mereka tretep buang sampah sembarangan gara2 sulitnya dpet alternatif

      Posted by Dewa Putu A.M. | March 13, 2013, 12:04 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin

%d bloggers like this: