>>
you're reading...
profilku

Bintang yang direndahkan si bulan

image

Bukit bintang

Dibalik sebuah jendela berdebu terlihat seorang anak kecil memandang langit malam yang kelam tanpa bulan ataupun bintang. Malam yang gerah, tanpa hembusan angin membuatnya merasa kedinginan #krik

Ia melihat sekelililing, langit utara, timur selatan dan barat tetapi ia tetap tidak menemukan teman temannya itu. Langit kini tampak begitu sepi.
Ia rindu akan teman-temannya yang biasa menemani ketika malam. Rindu akan bulan dan rindu akan bintang.

Mengobati rindunya ia pun mulai melantunkan lagu yang dulu pernah ayahnya ajarkan. Lagu bintang kecil

Bintang kecil,..
Dilangit yang kecil
Amat kecil
Ditempat terpencil
Aku kecil
Terbang dan mengecil
Jauh kecil
Ketempat yang terpencil……..

“Hahahaha,.. “Terdengar sayup sayup tawa dari langit
“Siapa itu” tanya sianak kecil pucat pasi

“Ini aku hai sobat kecilku…, aku bulan :)” kata sesosok bulatan besar yang sedikit terutup awan kelabu

“bulan bisaaaaaa ngomooooong…..!!!! ” anak kecil itu berteriak dan #pingsan

image

“whaaaaaat ini tidak ada disekenario…!! Hei anak kecil cepat bangun !! Dalem skenario yg aku buat, pura puranya kamu bisa ngomong sama bulan n bintang” kata penulis blog ini (aku) sambil garuk2 kepala habis itu nulis cerita ini lagi

“iye iye cerewet bgt sih” kata anak kecil itu, tapi tetep penulis yg nulis

Oke aku lanjutkan ya, 1 2 action

Anak kecil itu memandang sosok yang sangat ia kenal, salah satu temannya yang dari tadi ia cari. Sambil sesekali ia tetap memandang sekitar lainnya untuk mencari teman yang satu lagi. Karena tidak ditemukan sosok lain lagi yang juga ia cari tadi

“hai bulan, dimana si bintang, aku tidak melihatnya dari tadi, apakah dia terlalu kecil dan redup untuk bisa terlihat dimalam yang kelam dan penuh dengan awan ini? ”  kata anak kecil itu dengan ketus karena si bintang #ngammbek

“anak keciil, biar begitu juga mereka itiu temanku dan juga teman mu šŸ˜¦ kenapa kamu tega berkata seperti itu?” kata bulan itu derisak isak dan ingin menangis

“hai bulan, bintang itu bukan teman diriku apa lagi teman dirimu yang besar terang itu. Cobalah lihat betapa jauhnya perbandingan dirimu dengan bintang, dirimu anggun, bahkan banyak puisi cinta yang menganalogikan mu si lambang keindahan. Kamu menerangi setiap langkahku. Sedangkan bintang, ia sangat kecil dan cahayanya pun redup dan sering kali berkedip karena kekurangan daya” celetuk anak kecil itu lagi

“hai anak kecil sahabatku, apakah kau mengaenal matahari?” tanya bulan

“ia, kenapa?” kata anak kecil

“kau tau seberapa besar dirinya?, matahari itu juga bintang, kau bisa bayangkan seberapa besar bintang itu. Bahkan matahari bukan bintang yang paling besar dilangit, banyak dari bintang2 itu yang lebih besar dari matahari. Ketahiilah hai sahabatku, si bintang itu sangat besar, ia terlihat kecil karena letaknya ribuan bahkan jutaan tahun cahaya dari tempatmu sekarang berpijak. Kalau katamu cahayaku terang, itu sebenarnya bukan cahayaku, aku hanya memantulkan cahaya matahari (salah satu bintang)” kata sang bulan

“…..” anak kecil itu membisu

“hai sahabatku, ketahuilah bahwa kitalah yang sebenarnya bukan apa apa dibanding dengan bintang. Kita bak titik kecil bila dibandingkan dengan mereka itu.” kata bulan lagi

“hai sahabatku, aku tau dirimu sebenarnya kesal kepada bintang yang saat ini tak terlihat disana. tapi ketahuilah” kata bulan

“Bintang

tak selalu terlihat, tetapi percayalah, ia selalu ada”

Kata bulan lagi, tapi anak kecil itu tak bergeming sedikitpun,

Dengan terbata bata anak kecil itu berkata
“bulan, kamu sebenernya ngomon apa?? Jujur aku g ngerti apa yang kamu omongin”

“hayooo, kamu tu tadi ngejek2 bintang yaaaaa, aku bilangin ah” kata anak kecil itu sambil berlari membawa anak gadis orang -_____-

image

“aaaaaa…. Ini cerita macam apa???? Ga jelas banget” kata penulis dan penulis sendiri yg nulis karena ia seorang penulis di blog ini

Udah ah segini aja ceritanya
Jadi kesimpulannya
” tak ada”

The end

Advertisements

About dewa putu am

I'm a agro meteorologist. I like drawing, writing, playing guitar, gardening, and maybe I like studying too hehehe but I lie.

Discussion

8 thoughts on “Bintang yang direndahkan si bulan

  1. itu yang kena bata siapa, sayang kalau anak kecilnya benjol šŸ˜€

    Posted by Aulia | March 11, 2014, 1:49 pm
  2. mo ikutan nyanyi bintang kecil kisanak.. šŸ˜†

    Posted by capung2 | March 11, 2014, 2:40 pm
  3. sugan teh naon

    Posted by mahawati | March 16, 2014, 7:42 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin

%d bloggers like this: