>>
you're reading...
buah pikir

Pemerkosaan pesepeda di Jogja

Sepeda

Sepeda

Bersepeda di Jogja menurutku bukanlah hal yang nyaman, tapi cukup seru buat orang orang yang memang suka tantangan. Sebenernya sudah disediakan jalur kusus untuk orang orang ang ingin bersepeda dengan nyaman di jogja.

Yah itu ada, coba lah lihat jalur itu, cobalah liat sepertinya sih ada jalur berwarna kuning dengan gambar khas kendaraan ini. Kalau di jogja kamu akan melihat jalur itu ada di kanan dan kiri jalan. Atau kadang kadang kamu akan melihat jalur itu juga ada di bawah mesin mesin mobil yang sedang parkir. Mobil mobil yang sedang parkir seolah menjadi sebuah terowongan bagi pesepeda.

Itulah serunya di jogja, hehehe… membuat jogja dapat dikatakn “Berhenti Nyaman” kalo g salah itu jargon ang sering kudengar dari orang orang yang sdah lama di sini (bole parker dimana mana maksudnya) T__T

Bersepeda di jogja memang seru, apa lagi kalo musti lewat jalur sepeda yang seperti itu (ada di bawah deretan mobil yang sedang parkir). Apakah para pesepeda harus merayap dibawah mobil untuk menikmati hak yang diberikan itu? pernah ku sesekali berpikir untuk mencoba merayap dibawah mobil itu, tapi gimana caranya coba :|. Karena hal itu tidak mungkin kulakukan, akupun akhirnya lebih sering masuk ke jalur sepeda motor. Hal itu sih tidak terlalu berat bagiku, toh mobil parkir yang harus ku lewati hanya satu atau dua, atau tiga atau empat atau lima atau hoooo kalo parkirnya berjamaah gitu pesepeda pun bakal mikir mikir kalo mau ambl cara itu.

daaan

Untuk melewati dua mobil saja buatku cukup berisiko dan berbahaya. hehehe coba bayangkan kita harus bersepeda sangat dekat dengan motor motor, mobil mobil yang dengan garangnya bergerak minimal 20 km/jam. senggol dikit, kita mungkin akan terpelanting. Belum lagi kalau mobil yang parkir itu sampai 5, woooooooooowwwwww, sering uh klakson klakson orang bermotor yang tak sabaran berbunyi menyapaku sambil berteriak teriak seolah mereka mengkhawatirkan akuuu.

“wooooooy kalo nyepda yang bener doooonggg,………..!” itu teriakan yang pernh kudengar dengan jelas oleh seseorang yang sedang mengejar lampu merah yang baru saja menor menunjukan warna merah. “Dia trabas begitu saja”

nangis emoticonBersepeda tu sulitnya saat ada lampu merah. seolah dalam arena balap, kita akan ditempatkan dalam posisi yang labil, dan sulit. Saat lampu merah berubah menjadi hijau, kebanyakan motor akan memacu kendaraannya sekencang kencangnya, itu yang membuat sedikit seru, pernah dua mobil hampir menghimpitku yang dibelakang sebelah kanan ingin maju tapi yang belakan sebelah kiri ingin berbelok kanan. T________________T #pasrah.

Untungnya sekarang disetiap lampu merah pesepeda diberi ruang kusus, yah ruang kusus. hahaha tapi tetep aja di sering diserobot, pingin ku poto , tapi aaah sudah lah…

G penting dibahas maslah itu mah, hehehe…
yaaah walau banyak pengendara kendraan bermotor yang kurang menghargai pesepeda, ku  g bisa pungkiri juga kalo jogja punya beberapa pengendara yang ramah, dengan baik hati mereka berhenti dan mempersilahkan para pesepeda. 🙂 hahaha

oke saatnya ngayuh sepeda lagi 🙂

 

Advertisements

About dewa putu am

I'm a agro meteorologist. I like drawing, writing, playing guitar, gardening, and maybe I like studying too hehehe but I lie.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IdWordpress
Warung Blogger

Blogger Hebat

Posting2 si Anak Angin

%d bloggers like this: